Manajemen Pengetahuan tingkat Dasar

Salah satu hal terpenting dalam manajemen pengetahuan yang saya sadari adalah bagaimana membuat pengetahuan yang kita miliki menjadi sebuah amal-amal nyata yang berwujud pada perubahan. Ya! itulah manajemen pengetahuan yang sesungguhnya. Sehingga pengetahuan yang ada dalam diri kita tidak lagi sekedar tacit or explicit knowledge, tapi ia telah menjadi sebuah productive work.

Untuk mewujudkan manajemen pengetahuan yang baik, pertama-tama kita harus punya visi. Visi boleh jadi bermula dari mimpi atau angan-angan, tapi ia tidak boleh berhenti disana. Yang membedakan visi dengan mimpi adalah visi memiliki jalan menujunya. Ia membuat semangat menempuh setiap langkah dalam perjalanan 1000 mil menjadi sedemikian berarti. Visi membuat nyata. Visi menjadi arah bagi proses pengetahuan yang kita jalani. Itulah kenapa Einstein berkata : “Imagination is beyond knowledge.” . Saya berkata : “Yes, because our imagination give shape and direction for our knowledge“.

Setelah memiliki visi, maka yang kedua adalah kita memiliki kapasitas. Visi yang telah dimiliki (beserta jalan menuju ketercapaian tujuan tersebut tentunya) akan menjadi nyata dan membuat semangat kita semakin berapi tatkala kapasitas diri kita untuk melangkah, untuk melakukan eksekusi, untuk membuat perubahan cukup bagi kita untuk menyelesaikan satu demi satu pekerjaan yang seharusnya kita lakukan. Karena visi kita yang panjang dan tinggi akan menelurkan deretan panjang daftar hal yang harus kita lakukan. Kapasitas kitalah yang menjawab deretan panjang tersebut satu persatu. Kapasitas kita yang akan membuat langkah kita terus bergerak, melaju dengan tepat, cepat, dan cermat.

Selanjutnya, manajemen pengetahuan kita berlanjut,, maksud saya, akan berlanjut pada posting-posting berikutnya. Semoga tulisan ini bermanfaat dan benar-benar menjadi langkah bagi saya untuk memulai manajemen pengetahuan yang sesungguhnya. Aamiin..

10 responses to “Manajemen Pengetahuan tingkat Dasar

  1. Pembentukan kapasitas dapat terjadi sebelum adanya visi. Karena seseorang terus bergerak kepada pilihan2 yang baik, meski dia belum memilih visinya, dan itu pun baik untuknya

  2. ji,,klo manajemen konsentrasi gmn??pengetahuan kita tentunya terus bertambah seperti bertambahnya amanah kita untuk mengamalkannya. tapi terkadang kita kehilangan kekuatan untuk berkonsentrasi.

  3. hee..iya rick..kpn ji updatenya?..perasaan ane pernah baca/denger nte mau rajin nulis ji :D…

    Insyallah di Update as soon as possible. Ente updet2 juga ya.

  4. assalam..

    subhanallah, akhirnya dapet juga referensi” mentoring yg slama ni ana cari, akh..
    syukron katsir,,
    jazakalloh khoir katsir…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s